Gudang Dolanan Perkenalkan 15 Permainan Tradisional Indonesia di London Gudang Dolanan Indonesia terkenal sebagai suatu komunitas yang aktif dan berkomitmen tinggi dalam menjaga serta mengkampanyekan permainan tradisional asli dari Indonesia. Pada 22 - 23 Juli 2017 kemarin, mereka diutus untuk memperkenalkan beragam permainan tradisional Indonesia di "Indonesian Weekend" di London oleh Subdit Diplomasi Budaya Luar Negeri, Ditjen Kebudayaan-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Di sana, Gudang Dolanan memperkenalkan 15 permainan yaitu Gasing, Yoyo, Engsreng (gelindingan dari pelk sepeda ) Kelereng, Lompat Karet, Kapal Otok2, Egrang Batok, Pletokan, Telepon Kaleng, Alarm Kaleng, Bedil Jepret, Dam Daman, Sepak Bola Pantul, Bekel, dan Oreg-Oreg Bambu. "Ke-15 permainan Tradisional tersebut adalah sebagian dari 2.500 permainan tradisional yang dimiliki dan tersebar di Indonesa. Permainan-permainan tradisional tersebut memiliki nilai nilai luhur yang terkandung di dalamnya," ujar Endi Aras dari Gudang Dolanan Indonesia yang juga dedengkot permainan tradisional Indonesia, dikutip dari Republika, Selasa (18/7). Lebih lanjut Aras menjelaskan bahwa permainan tradisional memiliki banyak nilai luhur seperti kejujuran, sportifitas, taat aturan, kesederhanaan, dan kebersamaan. Oleh karena itu, Gudang Dolanan tidak akan membiarkan permainan tradisional hilang tergerus oleh zaman. "Paling tidak orang Indonesia yang ada di London masih bisa mengenalnya," ujarnya. Gudang Dolanan saat berada di London tidak hanya akan memperkenalkan dan mengajari pengunjung yang datang saja. Gudang Dolanan juga akan menyumbangkan ke-15 permainan tradisional tersebut untuk Kedutaan Besar RI di London. "Ke-15 alat permainan itu akan kami tinggal untuk Kedutaan Besar RI di London karena sebagian bahannya susah dicari. Kalau di Indonesia bahan–bahan tersebuat mudah dicari, dari barang bekaspun jadi," jelas Endi Aras.

Gudang Dolanan Indonesia terkenal sebagai suatu komunitas yang aktif dan berkomitmen tinggi dalam menjaga serta mengkampanyekan permainan tradisional asli dari Indonesia.

Pada 22 – 23 Juli 2017 kemarin, mereka diutus untuk memperkenalkan beragam permainan tradisional Indonesia di “Indonesian Weekend” di London oleh Subdit Diplomasi Budaya Luar Negeri, Ditjen Kebudayaan-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Di sana, Gudang Dolanan memperkenalkan 15 permainan yaitu Gasing, Yoyo, Engsreng (gelindingan dari pelk sepeda ) Kelereng, Lompat Karet, Kapal Otok2, Egrang Batok, Pletokan, Telepon Kaleng, Alarm Kaleng, Bedil Jepret, Dam Daman, Sepak Bola Pantul, Bekel, dan Oreg-Oreg Bambu.

“Ke-15 permainan Tradisional tersebut adalah sebagian dari 2.500 permainan tradisional yang dimiliki dan tersebar di Indonesa. Permainan-permainan tradisional tersebut memiliki nilai nilai luhur yang terkandung di dalamnya,” ujar Endi Aras dari Gudang Dolanan Indonesia yang juga dedengkot permainan tradisional Indonesia, dikutip dari Republika, Selasa (18/7).

Lebih lanjut Aras menjelaskan bahwa permainan tradisional memiliki banyak nilai luhur seperti kejujuran, sportifitas, taat aturan, kesederhanaan, dan kebersamaan. Oleh karena itu, Gudang Dolanan tidak akan membiarkan permainan tradisional hilang tergerus oleh zaman.

“Paling tidak orang Indonesia yang ada di London masih bisa mengenalnya,” ujarnya.

Gudang Dolanan saat berada di London tidak hanya akan memperkenalkan dan mengajari pengunjung yang datang saja. Gudang Dolanan juga akan menyumbangkan ke-15 permainan tradisional tersebut untuk Kedutaan Besar RI di London.

“Ke-15 alat permainan itu akan kami tinggal untuk Kedutaan Besar RI di London karena sebagian bahannya susah dicari. Kalau di Indonesia bahan–bahan tersebuat mudah dicari, dari barang bekaspun jadi,” jelas Endi Aras.

Pendapat Anda