Kopi Bisa Buat Panjang Umur? Ini Kata Ilmuan! Beruntung bagi kamu yang sangat menyukai kopi. Pasalnya, para ilmuan telah melakukan riset yang membuktikan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena penyakit mematikan seperti diabetes, stroke, serangan jantung, ginjal, dan masalah pernafasan. Melihat dari daftar penyakit yang dapat dicegah dengan minum kopi itu, apakah minum kopi bisa buat panjang umur? Para ilmuan tidak dapat benar-benar mengatakan bahwa kopi bisa buat panjang umur. Mereka hanya mengatakan bahwa ada hubungannya. “Kami tak bilang bahwa minum kopi akan memberikan umur panjang, tapi kami melihat ada hubungannya,” tutur Veronica Setiawan, associate professor di Keck School of Medicine di Universitas Southern California, yang memimpin studi itu, dikutip dari CNN Indonesia. Lebih lanjut, para ilmuan menjelaskan bahwa bagi mereka yang minum secangkir kopi setiap harinya akan mengalami 12 persen penurunan risiko kematian jika dibandingkan dengan yang tak minum sama sekali. Bahkan, untuk yang minum dua sampai tiga cangkir sehari, dapat mengalami penurunan risiko sampai 18 persen. “Kalau kamu suka minum kopi, teruslah minum. Kalau belum, saatnya kamu mempertimbangkan untuk minum kopi,” jelas Veronica, seperti dikutip Science Daily, baru-baru ini. Studi para ilmuan tersebut diterbitkan di jurnal Annals of Internal Medicine. Mereka memakai data yang ada di Multiethnic Cohort Study, sebuah penelitian bersama antara Pusat Kanker Universitas Hawaii dan Fakultas Kedokteran Keck. Penelitian tersebut dilakukan kepada lintas etnis yang beragam dan melibatkan 215 ribu partisipan dalam meneliti faktor risiko gaya hidup dengan kanker. Dalam penelitian itu, diketahui bahwa kelompok etnis yang minum kopi kemudian berkurang risikonya terkena penyakit mematikan adalah kelompok Afro-Amerika, Jepang-Amerika, Latin, dan kulit putih sendiri. Kemudian, apa yang menjadikan kopi baik untuk kesehatan? Veronica menjelaskan bahwa kopi mengandung senyawa antioksidan dan phenolic yang memiliki peran penting dalam mencegah kanker. “Walaupun studi ini tidak menunjukkan kandungan mana pada kopi yang memberikan efek ‘eliksir’, jelas bahwa kopi berhubungan dengan gaya hidup dan pola diet yang sehat,” katanya. Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya pernah memberikan label kopi sebagai karsinogen yang berhubungan dengan kanker kandung kemih. Tapi tahun lalu, WHO sudah mengumumkan bahwa minum kopi itu mengurangi risiko kanker hati dan rahim.

Kopi Bisa Buat Panjang Umur? Ini Kata Ilmuan!

Beruntung bagi kamu yang sangat menyukai kopi. Pasalnya, para ilmuan telah melakukan riset yang membuktikan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena penyakit mematikan.  Seperti diabetes, stroke, serangan jantung, ginjal, dan masalah pernafasan.

Melihat dari daftar penyakit yang dapat dicegah dengan minum kopi itu, apakah minum kopi bisa buat panjang umur?

Para ilmuan tidak dapat benar-benar mengatakan bahwa kopi bisa buat panjang umur. Mereka hanya mengatakan bahwa ada hubungannya.

“Kami tak bilang bahwa minum kopi akan memberikan umur panjang, tapi kami melihat ada hubungannya,” tutur Veronica Setiawan, associate professor di Keck School of Medicine di Universitas Southern California, yang memimpin studi itu, dikutip dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, para ilmuan menjelaskan bahwa bagi mereka yang minum secangkir kopi setiap harinya akan mengalami 12 persen penurunan risiko kematian jika dibandingkan dengan yang tak minum sama sekali.

Bahkan, untuk yang minum dua sampai tiga cangkir sehari, dapat mengalami penurunan risiko sampai 18 persen.

“Kalau kamu suka minum kopi, teruslah minum. Kalau belum, saatnya kamu mempertimbangkan untuk minum kopi,” jelas Veronica, seperti dikutip Science Daily, baru-baru ini.

Studi para ilmuan tersebut diterbitkan di jurnal Annals of Internal Medicine. Mereka memakai data yang ada di Multiethnic Cohort Study, sebuah penelitian bersama antara Pusat Kanker Universitas Hawaii dan Fakultas Kedokteran Keck.

Penelitian tersebut dilakukan kepada lintas etnis yang beragam dan melibatkan 215 ribu partisipan dalam meneliti faktor risiko gaya hidup dengan kanker.

Dalam penelitian itu, diketahui bahwa kelompok etnis yang minum kopi kemudian berkurang risikonya terkena penyakit mematikan adalah kelompok Afro-Amerika, Jepang-Amerika, Latin, dan kulit putih sendiri.

Kemudian, apa yang menjadikan kopi baik untuk kesehatan?

Veronica menjelaskan bahwa kopi mengandung senyawa antioksidan dan phenolic yang memiliki peran penting dalam mencegah kanker.

“Walaupun studi ini tidak menunjukkan kandungan mana pada kopi yang memberikan efek ‘eliksir’, jelas bahwa kopi berhubungan dengan gaya hidup dan pola diet yang sehat,” katanya.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya pernah memberikan label kopi sebagai karsinogen yang berhubungan dengan kanker kandung kemih. Tapi tahun lalu, WHO sudah mengumumkan bahwa minum kopi itu mengurangi risiko kanker hati dan rahim.

Pendapat Anda