Membawa narkotika jenis sabu-sabu, empat pemuda asal Kalimantan terciduk petugas Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) sekitar pukul 21.49 WIB, Jumat (8/9).

Dari keempat tersangka itu dua diantaranya mahasiswa, yakni Arif Rahman Yuliandi Syahputra (22) warga Jl Batang Hambalang, Kecamatan Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barabai, Kalimantan Selatan dan Egy Herfin Ruben (22) warga Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Barabai, Kalimantan Selatan.

Kemudian dua tersangka lainnya, yakni Akhmad Nor Abidin (25) warga Jl Bali, Gang Bonaan RT 15, Banjarmasin Tengah, serta Verdy Fauzan (19) warga Jl Setia Budi, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Petugas menemukan empat paket sabu-sabu yang dikemas dengan balutan isolasi putih dengan variasi berat yang berbeda, 715 gram, 289 gram, 750 gram, dan 645 gram.

“Mereka ini seluruhnya dari Kalimantan. Tertangkap petugas Avsec Bandara Kualanamu yang bertugas di SCP II secara manual touch body,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Rina Sari Ginting, tulis laman tribunnews (9/9).

Keempat kurir ini tiba dari di Kualanamu sekitar pukul 09.00 WIB Jumat dan sempat menginap di salah satu hotel di Medan. Menurut Kapolres Deliserdang, AKBP Robert Da Costa mengatakan modus para tersangka menyelundupkan sabu dengan cara menyelipkan bungkusan narkoba itu di paha.

“Tiap tersangka membawa satu bungkusan sabu. Untuk saat ini keempatnya sudah diserahkan ke Satres Narkoba kami (Polres Deliserdang). Dan total barang bukti yang disita dari keempatnya berjumlah 2.339 gram,” ungkap Robert.

 

Pendapat Anda