Dalam segi apa pun kesalamatan merupakan hal penting bagi setiap orang, baik saat berkendara atau bekerja. Hal ini tidak jauh berbeda  dengan tema PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72, yakni ‘Dengan Keselamatan dan Kerja Bersama Membangun KAI’. Tema ini menekankan pentingnya keselamatan dan kerja bersama dalam membangun perusahaan yang berdiri sejak 28 September 1945 itu.

“Jadi, KAI ini adalah keselamatan, dan selamat harus dilakukan. Keselamatan di sini lebih kepada perjalanan, penumpang, maupun petugasnya. Berharap tidak ada halangan, tidak ada gangguan, dan tidak ada kecelakaan,” kata Vice President PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara Aslikan, yang dilansir dari laman Analisadaily (28/9).

Membangun bersama atau kerja bersama KAI sambungnya, KAI dalam perkembangannya tidak bisa sendiri, tetapi harus bersama-sama dengan masyarakat dan stakeholder, baik pelanggan dan mitra-mitra kerja yang selama ini sudah ada kerja sama.

“Baik mitra pengadaan barang dan jasa untuk mendukung perawatan sarana dan prasarana, mitra yang ada di operasional stasiun, mitra warung, serta mitra-mitra penjualan tiket,” jelasnya

Dalam rangka HUT ke-72 kali ini, KAI sudah melaksanakan berbagai acara seperti pertandingan olah raga persahabatan antar unit untuk internal, jalan sehat diikuti keluarga besar KAI, dan donor darah di Stasiun Medan. Tidak hanya itu, juga ada pemberian CSR yang dialokasikan ke daerah Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Di sana kami membantu masyarakat sekitar untuk biaya pembangunan dan perbaikan musala atau masjid. Kita juga melaksanakan pembangunan dan perbaikan gereja yang ada di sana,” katanya.

Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M. Ilud Siregar menambahkan, pihaknya juga memberikan layanan kesehatan gratis kepada penumpang, yang dilaksanakan atas kerja sama internal dari pelayanan penumpang kepada unit kesehatan, berupa pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis dengan dokter yang ditunjuk di tiga tempat, yakni Kisaran, Medan, dan Tanjungbalai.

“Untuk ini, syaratnya penumpang hanya membawa boarding pass. Maksimum waktu yang diberikan satu bulan setelah boarding pass itu digunakan. Dengan pelayanan seperti ini, penumpang KAI Sumut diharapkan bisa meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Ilud.

 

Pendapat Anda