Guna memanjakan masyarakat di era digital, produsen pesawat televisi (TV) terus berinovasi untuk menyempurnakan kebutuhan masyarakat, seperti yang dilakukan PT Sony Indonesia saat memperkenalkan produk Bravia OLED.  Produk tersebut diklaim sebagai TV premium berteknologi terbaik saat ini.

“Kami menyadari masyarakat di era digital saat ini telah beralih ke telepon seluler pintar yang bisa mengakses apa pun yang dibutuhkannya melalui genggaman tangannya,” ujarnya Direktur Marketing PT Sony Indonesia Kentaro Hatanaka, dikutip dari antara (18/9).

Meski saat ini masyarkat sudah dapat mengakses melalui telepon seluler dalam genggaman tangannya untuk menonton televisi, namun itu tidak menjadi permasalahan. “Tapi kami masih meyakini bahwa masyarakat masih butuh TV sebagai sarana hiburan di rumah,” katanya.

Karenanya, PT Sony tidak pernah berhenti berinovasi menghasilkan TV dengan teknologi terbaik di tengah masyarakat.

Dia mencontohkan, saat produsen TV lain masih mengandalkan produk televisi dengan panel layar LED, Sony sejak tahun 2007 telah meluncurkan produk TV dengan layar panel OLED, yang menghasilkan kualitas gambar dan pencahayaan lebih nyata.

“Tahun ini kami meluncurkan produk TV Bravia OLED seri A1, sebagai hasil penyempurnaan teknologi televisi panel OLED dari seri terdahulu yang telah kami buat sejak tahun 2007,” katanya.

Ada dua ukuran TV Bravia OLED seri A1 yang telah dilempar ke pasar tanah air, yaitu berukuran 61 inchi yang dijual seharga Rp60 jutaan, serta 55 inchi seharga Rp40 jutaan.

Dia menjelaskan, produk TV Bravia OLED seri A1 dari Sony ditopang oleh teknologi desain mutakhir Acoustic Surface, yang ditempatkan di balik layar dan membuat tampilan televisi ini tetap ramping. Kualitas suaranya serasa menghadirkan studio Bioskop XXI di rumah.

Divisi Marketing PT Sony Indonesia, Riki Siuwandi menambahkan bahwa Bravia OLED seri A1 adalah TV Android. Dengan begitu masyarakat bisa mengakses internet dan bahkan bermain game dari TV layar besar ini. Caranya hanya dengan menyambungkannya melalui wifi atupun saluran kabel telepon.

“Kami menyadari masyarakat tidak bisa lepas dari telepon seluler pintar di genggamanya. Tapi mereka tetap butuh televisi yang lebih nyaman di rumah. Sony telah mengeluarkan produk TV Android sejak tahun 2015 untuk menggantikan telepon seluler pintar bagi masyarakat di rumah,” ungkapnya.

 

Pendapat Anda