Pemkab Batubara yang bekerjasama dengan PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh lakukan grand launching aplikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online. Peresmian aplikasi ini dilakukan guna meningkatkan pendapatan pajak khususnya PBB.

Muhammad Sadli selaku pimpinan PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh mengatakan apli­kasi PBB Online sudah dapat digunakan di Kabupaten Batubara.

“Layanan tersebut ter­sedia di gerai-gerai di Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan ATM PT Bank Sumut. Dan aplikasi PBB Online diharapkan memu­dahkan masyarakat khususnya di Kabupa­ten Batubara untuk membayar PBB,” kata Sadli, dikutip dari analisa.

Dengan adanya PBB Online yang dapat me­mudahkan masyarakat melakukan pemba­yaran pajak bumi dan bangunan, diharapkan masyarakat dapat langsung mem­bayar dengan memanfaatkan layanan seperti gerai-gerai dan ATM yang tersedia di sejumlah KCP PT Bank Sumut.

Pemerintah dae­rah secara keseluruhan akan mendapatkan layanan PBB Online, yang dengan kegiatan ini tentu menambah pendapatan pajak daerah khususnya PBB. Ini dipertegas oleh Direktur Utama PT Bank Sumut Edie Rizliyanto. “Kami bertekad akan te­rus meningkatkan pelayanan kepada ma­sya­­rakat Sumatera Utara. Dengan acara laun­ching PBB Online akan meningkatkan upa­ya kami, Bank Sumut sebagai Public Ser­vice Bank,” katanya.

Bupati Kabupaten Batubara OK Arya Zul­karnain mengatakan, salah satu tugas utama Pemkab Batubara khususnya di bidang pe­la­­yan­an PBB memberikan pelayanan yang ce­pat, tepat dan mudah. Pelayanan pemba­yaran PBB saat ini walau telah dilakukan dengan baik namun masih dirasakan kurang, mengingat semakin tingginya aktivitas dan kesibukan aparatur baik desa, kecamatan maupun aparat Pemkab Batubara.

Guna mendukung dan peningkatan pela­yanan prima, dilakukan inovasi dengan me­lakukan kerjasama antara Pemkab Batubara dengan PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh tentang pelayanan penerimaan kas daerah Pemkab Batubara melalui saluran distribusi (Delivery Channel).

“Sistem yang kita pakai ini bukan saja terobosan baru dalam mendukung dan kemudahan dalam pembayaran PBB, namun juga akan meningkatkan produktivitas p­enerimaan PBB yang akhirnya akan menambah jumlah penerimaan PBB di masa akan datang,” terang OK Arya.

Pendapat Anda