Dalam ajang World Rafting Championship (WRC) 2017 yang berlangsung di Jepang pada Oktober mendatang, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Sumatera Utara siap memberangkatkan atlet arung jeram putri untuk mewakili Indonesia.

“Para atlet sudah mempersiapkan diri, mulai dari latihan fisik maupun teknik untuk menghadapi kejuaraan tersebut. Persiapan dan pemusatan latihan sudah kita maksimalkan. Kebugaran atlet juga menjadi perhatian kita. Karena diprediksi atlet akan berhadapan dengan suhu udara yang memasuki musim dingin,” kata Manager tim arung jeram U-23 putri, Darma Wijaya, yang dilansir dari laman Analisadaily (28/9).

World Rafting Championship (WRC) merupakan kejuaraan arung jeram resmi yang diadakan oleh International Rafting Federation (IRF) setiap tahunnya.

Pada ajang WRC ini, atlet arung jeram putri akan bertanding di kelas junior atau U-23 bersama dengan 5 negara lain, yakni tuan rumah Jepang, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Ceko.

Sebelumnya, pada Januari lalu tim arung jeram putri asal Sumut sukses meraih juara umum di Kejurnas Arung Jeram R6 (6 pendayung) di Kali Progo, Jawa Tengah.

“Atas raihan tersebut, tim ini berhak mewakili Indonesia di World Rafting Championship 2017 yang akan berlangsung pada 2 hingga 9 Oktober mendatang di Yoshino River, Jepang,” ungkapnya.

“Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 18 negara tersebut, Indonesia mengirimkan 7 tim yakni dari DKI Jakarta 1 tim (Master Women), Jabar 3 tim (Junior Men, Youth Men, Youth Women), Yogyakarta 2 tim (Master Men, Open Women), serta Sumut 1 tim (Junior Women),” tambah Darma.

Kapten Tim Putri U-23, Maya Sari Purba mengatakan, dirinya dan 6 pendayung lainnya optimis akan memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

“Kalau bicara target, pastinya kami berharap membawa pulang medali untuk Indonesia. Walaupun memang perlu usaha extra, mengingat saingan kami dari negara Eropa dan tuan rumahnya sendiri memiliki tim yang tangguh,” katanya.

 

Pendapat Anda