MEDAN : Persiapan yang sudah dilakukan PSMS U-17 untuk menghadapi PS Kuala Nanggroe Aceh ternyata menghadapi tantangan berupa batalnya pertandingan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Minggu (15/10/2017), batalnya pertandingan karena ketidak hadiran PS Kuala Nanggroe pada saat saat akhir technical meeting di Sleman, Yogyakarta Sabtu (14/10/2017).

Dengan demikian pool E hanya dihuni 3 kesebelasan. Pada Minggu 15 Oktober Sore berhadapan PS Malinau Kalimantan Utara melawan PS Sandeq Polmas Sulawesi Barat.

Berdasarkan itu PSMS U-17 baru akan turun bertarung Selasa 17 Oktober melawan PS Sandeq Polmas U-17 Sulbar.

Manajer Tim PSMS U 17 Prof Dr dr Fidel Ganis Siregar, SpOG yang dihubungi menegaskan, anak-anak tampaknya sudah ingin sekali tampil menjaga marwah sepak bola Sumatera Utara, namun harus bersabar karena ketidak hadiran wakil Aceh.

Namun begitu, urai pria yang juga Wakil Rektor II USU itu, waktu luang dimanfaatkan anak-anak untuk berlatih di lapangan Armed Kostrad Magelang yang jaraknya di depa tempat mereka menginap.

Sementara pada siang menjelang sore, Fidel menyampaikan jika rombongan PSMS U 17 diajak refreshing menyaksikan salah satu keajaiban dunia Candi Borobudur yang hanya 15 menit dari Magelang , bersama-sama tim Manajer Prof Fidel Ganis Siregar, para pelatih Dasrul Bahri – Edy Wira – Sahril Nasution.

Keceriaan dan suasana santai menjelang pertandingan , namun tetap siap untuk berhadapan dengan siapapun tampak di wajah anak anak. Tidak ada lagi rasa bimbang dan galau, aku Fidel yang juga mantan kiper PSMS dan Persipura di era 1980 an.

Seperti diketahui honor seluruh pemain dan honor seluruh pelatih beserta pembantu tim sudah ditangani oleh salah seorang kepala divisi di PLN pusat dan juga mantan Direktur Cogindo Ir Septa Hamid MSc yang tergerak hatinya mendengar masalah yang dihadapi tim.

Sedangkan Ketua Umum PSSI yang juga Pangkostrad Letnan Jenderal Edy Rahmayadi juga langsung memerintahkan jajarannya di Magelang untuk memberikan support yang luar biasa penginapan – makan – dan kendaraan.

Seperti diketahui sebelumnya juga beliau memerintahkan Direktur keuangan PSSI Berlinton Siahaan untuk mengeluarkan sejumlah dana agar langsung diserahkan ke tim untuk biaya keberangkatan.

” Kami tak menyangka sedemikian terjadi di saat menjelang keberangkatan dan doa kami diijabah Allah SWT agar kami bisa berjuang membela Sumut di ajang Soeratin cup 2017, ” ujar Fidel.

Sekali lagi kami selalu mohon doa seluruh masyarakat Sumatera Utara agar kami bisa selalu menjadi yang terbaik di setiap pertandingan . ( )

Pendapat Anda