Kembali, di Sumatera Utara kita dberitahukan oleh berita media yang tidak kredibel. Pasalnya ada beberapa media yang memberitakan bahwasanya Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1, Edy Rahmayadi terkena stroke dan Musa Rajekshah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Apalagi jika kita lihat, seminggu terakhir ini beberapa media gencar mengeluarkan berita yang merugikan pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah itu. Tiga hari yang lalu, ada yang mengatakan bahwasanya Musa Rajekshah ditetapkan tersangka oleh KPK atas dugaan kasus Bansos Gubernur sebelumnya, yakni Gatot.

Sebelumnya Juru Bicara KPK Febri Diansyah, juga telah membantah dengan tegas kabar yang menyebutkan Ijeck telah ditetapkan sebagai tersangka itu.

“KPK sendiri sudah membantah bahwa Bang Ijeck tidak benar dijadikan tersangka oleh KPK, itu artinya bahwa Bang Ijeck bersih dari kasus hukum. Maka, kabar dari sumber media online tersebut menjadi terbantahkan dan tidak benar,” tegasnya.

Musa Rajekshah sempat diperiksa oleh penyidik KPK, namun Febri menyebut pemeriksaan tersebut untuk mengklarifikasi perihal pusaran kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho. Beliau bukanlah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah berita mengenai Musa Rajekshah itu keluar dan hangat diperbincangkan, ternyata berita itu terbantahkan alias HOAX. Namun satu hari setelahnya isu lain kemudian muncul mengenai Edy Rahmayadi terkena stroke dan sedang dibawa berobat keluar Sumut.

Lagi-lagi pemberitaan ini tidak benar. Edy Rahmayadi terlihat sehat tanpa kurang satu apapun saat melihat langsung pertandingan PSMS VS AREMA di Stadion Teladan Medan, (28/5).

Edy Rahmayadi juga menegaskan bahwa dirinya dalam keadaan segar bugar selama menjalani ibadah puasa. Hal ini menepis rumor yang beredar kalau dirinya jarang muncul selama Ramadhan dikarenakan sedang mengalami stroke.

Edy yang dijumpai di kediamannya di Jalan Karya Amal/Karya Bakti Medan Johor saat buka puasa bersama Rabu (30/05/2018) banyak bersenda gurau bersama Sekretaris Golkar Sumut Irham Buana Nasution, Ketua Hanura Sumut Kodrat Shah dan tamu yang hadir.

“Lihat ini, saya sehat, lihat. Jadi jangan bilang saya stoke,”ujar Edy sambil meninju-ninju kedua tangannya ke arah bawah sambil tersenyum. Dalam kesempatan itu Edy juga menyampaikan bahwa selama bulan puasa dirinya jarang tampil ke tengah masyarakat karena sedang melaksanakan ibadah umrah bersama istrinya Nawal Lubis.

Oleh karena itu, Edy sangat menyayangkan adanya informasi yang mengatakan dirinya sedang menderita stoke. Meskipun mengaku tidak terlalu mempersoalkan tudingan tersebut Edy mengingatkan agar sipembuat fitnah segera bertaubat.

Pemilihan Umum Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut memang tidak sampai sebulan penuh lagi, hanya tinggal 23 hari lagi. Namun kita haruslah bermain dengan bersih, menyampaikan informasi haruslah berita yang sesuai dengan realita bukan yang HOAX.

Pihak Eramas sangat terheran mendengar media yang melaporkan berita tersebut, pasalnya berita tersebut mereka dapatkan dari mana. Tentunya hal ini membuat pihak Eramas terus bersiap siaga atas setiap isu-isu yang dikeluarkan oleh pihak media yang tidak bertanggung jawab penyebar berita HOAX.

Pendapat Anda