Beragam kebutuhan hidup yang terus meningkat menyebabkan masyarakat harus senantiasa kreatif dalam mencari alternatif kegiatan yang produktif. Kendala utama yang sering ditemukan adalah ketidak mampuan masyarakat desa untuk mengidentifikasikan sumber potensi sosial dan sumber daya alam yang dimiliki. Dibutuhkan intervensi dari pihak luar untuk mendorong masyarakat mengenali potensi sumber sosial dan sumber daya alam yang ada sehingga masyarakat mampu membuat peta sumber potensi social dan potensi sumber daya alam. Salah satu cara untuk menggali sumber daya yang ada yaitu dengan melakukan diversifikasi okupasi kesektor lain.

Lahan pertanian yang sangat luas dengan beranegaragam tanaman dapat ditemukan di Desa Sei Mencirim. Pada umumnya di desa Sei mencirim ditemukan petani penanam pagi, jagung, ubi kayu, ubi jalar dan tanaman muda lainnya. Pada saat sekarang apabila masyarakat petani Desa Sei Mencirim memasuki masa panen, maka permasalahan yang dihadapi adalah limbah pertanian. Limbah pertanian, sebelum masuk masa tanam yang baru biasanya dibiarkan begitu saja sampai masuk pada masa tanam berikutnya. Disamping itu juga para petani melakukan pembakaran terhadap limbah pertaniannya.Padahal limbah pertanian ini adalah barang yang sangat berharga apabila diolah dengan teknologi dijadikan sebagai bahan untuk pakan alternatif untuk ikan.

Menciptakan masyarakat yang sejahtera melalui pemberdayaan sosial ekonomi yang digalakkan sebaiknya berorientasi pada pemanfaatan sumber daya sekitar. Dengan memanfaatkan sumbe rdaya sosial dan sumber daya alam yang ada akan menghasilkan masyarakat yang kuat secara social dan ekonomi. Sehingga permasalah sosial ekonomi yang dihadapi akan mudah dipecahkan, yang berlandaskan padapelaksanaan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan sosial ekonomi kelompok peternak nila melalui tenologi variasipakan (pakanfermentasi).

Hatta Ridho yang merupakan ketua tim pelaksana dari Lembaga Pengabdian Masyarakat, Universitas Sumatera Utara mengungkapkan, ”hari ini dapat kita lihat bagaimana banyak sekali peluang yang harusnya dapat dilakukan petani yang ada dipinggiran-pinggiran kota besar seperti Medan ini. Petani hari ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya dari usaha yang mudah dilakukan”.

Hatta Ridho menilai peningkatan kemampuan reproduksi ternak nila akibat pemberian pakan fermentasi pada akhirnya akan mampu meningkatkan populasi ternak lele secara lebih cepat, karena lele akan efisien dalam aktivitas reproduksinya. Peningkatan efisiensi reproduksi ini jelas akan meningkatkan populasi ternak dengan cepat dan lebih efesien, sekaligus peningkatan pendapatan peternak.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengusung konsep pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan dilakukan oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat, Universitas Sumatera Utara yang bekerjasama dengan peternak lele Desa Sei Mencirim.

 

Pendapat Anda